Perangi vandalisme, siswa di Solo bersihkan halte BST
Merdeka.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, beberapa hari lalu mencanangkan perang terhadap vandalisme. Aksi tersebut juga diiringi dengan pembersihan beberapa tulisan dan hasil corat-coret yang dilakukan oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Pencanangan tersebut ditanggapi positif oleh sejumlah kalangan. Puluhan siswa SD dan SMP Islam Adh Dhuha, Selasa (6/1) pagi membersihkan sejumlah halte bus Batik Solo Trans (BST) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Uniknya, para siswa ada yang menggunakan kostum polisi, pilot, guru, dan lainnya. Pembersihan dimulai dari halte Gendengan hingga halte Gladag. Sedikitnya ada 8 halte BST yang mereka bersihkan, dengan sapu, alat pel dan peralatan lainnya.
Kepala Sekolah SD Adh Dhuha, Mundhofir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pembelajaran kepada siswa terhadap kepemilikan fasilitas umum yang ada di lingkungan sekitarnya.
"Biar siswa ikut merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap fasilitas umum. Karena kita kan banyak juga yang menggunakan halte. Fasilitas umum yang bersih itu merupakan tanggung jawab semua warga masyarakat. Ini salah satu upaya pengenalan terhadap tanggung jawab itu," ujarnya.
Terkait penggunaan kostum berbagai profesi, kata Mundhofir, untuk mengingatkan masyarakat pengguna fasilitas umum lainnya, agar ikut menjaga kebersihan halte dan fasilitas umum yang merupakan tanggung jawab bersama dan tidak terbatas pada profesi.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya