Perampokan Warnet marak di Yogyakarta
Merdeka.com - Aksi perampokan di warung internet (warnet) dengan disertai penganiayaan marak terjadi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam dua hari sebanyak empat warnet dirampok oleh komplotan perampok yang dalam aksinya menggunakan senjata tajam serta tidak segan-segan melukai korbanya.
Keempat warnet itu adalah warnet Euronet depan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dan Ecueznet Tajem, Maguwoharjo Sleman, O-net Umbulharjo Kota Yogyakarta dan Slametnet Kaliurang, Sleman Yogyakarta.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, aksi perampokan yang dilakukan oleh komplotan itu dilakukan secara terang-terangan, pelaku berjumlah dua sampai empat orang mendatangi warnet. Kemudian pelaku dengan menggunakan sajam.
"Di dua warnet milik saya Euronet, pelaku sebanyak empat orang dengan mengendarai sepeda motor begitu di depan warnet mereka turun langsung masuk warnet. Dua orang diantaranya dengan membawa sajam berupa celurit mengancam operator karyawan warnet saya dengan celurit langsung mengambil uang di billing. Kejadian Senin(23/7) pagi sekitar pukul 04.00 WIB setelah sahur," ujar Damar kepada merdeka.com, Selasa (24/7).
Akibatnya, uang setoran hasil billing warnet sebesar Rp 1,7 juta langsung dibawa kabur oleh empat orang perampok yang dalam melakukan aksinya mengenakan topeng berwarna hitam.
Di warnet Ecueznet yang juga milik Damar, pelaku sebanyak dua orang datang mereka masuk seperti biasa menyaru atau berlagak sebagai pengguna jasa warnet. Kejadianya hari Senin (23/7) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kemudian setelah selang 10 menit billing warnet berjalan, salah satu dari mereka memanggil operator warnet yang sedang melintas. Begitu dekat salah satu pelaku berupaya melumpuhkan operator dengan menggunakan sebatang besi yang dipukulkan Cipta salah satu operator Ecueznet," tuturnya.
Akibatnya, dua dari seorang operator Ecueznet yaitu Cipta harus dilarikan ke Rumah Sakit Arsita Bunda, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta untuk menjalani perawatan karena mengalami luka robek pada bagian kepala.
Menyusul saat bersamaan kemudian, tepatnya Senin (23/7) malam sekitar pukul 24.00 WIB juga terjadi aksi perampokan di Slametnet Jalan Kaliurang Gang Damai, Sleman Yogyakarta. Pelaku berhasil menggondol ratusan ribu uang setoran billing warnet dan sebuah LCD monitor komputer salah satu bilik warnet.
Lalu di warnet O-net milik Made Widya pada Selasa(24/7) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari dengan modus dan ciri-ciri pelaku yang sama juga berhasil membawa kabur uang hasil setoran billing warnet.
"Akibat kejadian itu kami langsung melaporkan kejadian itu ke polisi diantaranya di Polsek Depok Timur Sleman, Polsek Umbulharjo dan Polsek Lempuyangan Kota Yogyakartan," pungkas Damar.
Sampai berita ini diturunkan, kasus perampokan terhadap empat warnet di wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta itu masih ditangani dan diselidiki oleh petugas kepolisian. Selain memeriksa beberapa saksi-saksi, polisi juga telah memintai keterangan terhadap Damar dan Made Widya pemilik dari keempat warnet tersebut. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya