Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perampok bersenpi dilempari pot bunga

Perampok bersenpi dilempari pot bunga Ilustrasi Pencuri. merdeka.com/www.freedigitalphotos.net

Merdeka.com - Kawanan perampok bersenjata api menggasak Toko Emas Matahari di Pasar Lebeng, Desa Lebeng, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Dalam aksinya, perampok yang berjumlah empat orang itu melepaskan tembakan ke udara, Polisi menemukan tiga buah selongsong peluru produksi Pindad.

"Kami akan menyelidiki lebih lanjut," kata Wakapolres Cilacap, Kompol Syarif Rahman kepada merdeka.com di Cilacap, Kamis (3/5).

Syarif mengatakan, pihaknya masih mendata jumpah perhiasan emas yang dibawa kawanan perampok beserta kerugian yang diderita pemilik toko. "Pelaku yang diduga berjumlah empat orang tersebut membawa perhiasan emas dari 15 tempat yang ada di dua etalase," katanya.

Seorang warga sekitar Pasar Lebeng, Nursalim mengaku terkejut saat melihat kejadian tersebut karena pemilik Toko Emas Matahari, Iwan terlihat sedang melempar pot-pot bunga dari atas bangunan tokonya. "Dia melempar pot-pot itu ke arah perampok yang berada di luar," katanya.

"Aksi perampokan dilakukan sekitar pukul 08.30 pagi," kata Miswan, salah seorang saksi mata.

Miswan mengatakan, kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang itu datang dari arah selatan dengan mengendarai dua sepeda motor jenis Honda Revo dan Yamaha Vega warna hitam. Menurutnya, tiga di antara kawanan rampok langsung masuk ke dalam toko yang baru buka, sedangkan satu orang tetap berada di luar sambil melepas tembakan ke udara setiap kali ada orang yang lewat. Miswan sendiri merupakan tukang parkir di tempat itu yang sudah sejak pagi menjaga parkiran. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP