Penyiram Air Keras Aktivis Tani OKU Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Merdeka.com - Tiga hari diburu, pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis tani, Erisyadi akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Pelaku Aiman alias Iluk (40) nekat melakukan aksi itu karena dendam.
Kasatreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur AKP Ikang Ade Putra mengungkapkan, tersangka menyerahkan diri setelah pihaknya melakukan negosiasi dengan keluarga sekaligus memberikan ultimatum jika tertangkap. Alhasil, tersangka datang bersama keluarganya ke kantor polisi, Minggu (21/6).
"Iya, kita kasih ultimatum ke keluarganya dan akhirnya menyerahkan diri sama kita," ungkap Ikang, Senin (22/6).
Dari penuturan tersangka, dia menyiram air keras karena menaruh dendam lama terhadap korban. Tersangka tersinggung jalan akses menuju rumahnya ditutup korban.
"Mereka sudah ada dendam lama, ditambah lagi ada kejadian si korban menutupi akses jalan si tersangka," ujarnya.
Dia menerangkan, peristiwa itu terjadi saat korban berada di depan rumahnya di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, OKU Timur, Sumsel, Jumat (19/6) malam. Korban pulang dari pengajian kemudian memanggil anaknya dari samping rumah untuk membuka pintu.
"Saat korban menunggu pintu dibuka lalu tersangka datang dan langsung menyiramkan cairan asam sulfat atau air keras atau cuka parah ke arah korban. Tersangka kemudian kabur," kata dia.
Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, situasi di lapangan kondusif meski tersangka dan korban tinggal bertetangga. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Kayuagung, Ogan Komering Ilir, karena mengalami luka bakar di wajah, kedua tangannya dan dada.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Barang bukti disita alat penyiram air keras dan pakaian korban. "Tersangka dan korban tinggal bersebelahan rumah, motifnya murni dendam lama, tidak ada motif lain," tegas Erlin.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya