Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyesalan TKI telat Lebaran gara-gara bandara tutup

Penyesalan TKI telat Lebaran gara-gara bandara tutup Bandara Juanda ditutup. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Akibat penutupan bandara Juanda Surabaya beberapa hari lalu, Wartadji (43) warga Dusun Pambon, Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan harus berlebaran di sebuah hotel di Surabaya.

Kepulangannya dari Malaysia untuk berlebaran di rumah harus tertahan di Bandara Soekarno - Hatta hingga Jumat (17/7) malam. Pihak maskapai selanjutnya memberikan fasilitas bermalam sambil menunggu Bandara Juanda dibuka.

"Saya lupa nama hotelnya, fasilitasnya mewah pokoknya. Tetapi tidak enak karena ditunggu-tunggu keluarga di rumah. Saya telpon anak dan istri, saya kasih tahu kalau Juanda ditutup karena ada gunung meletus," kata Wartadji di sela silaturahmi ke rumah keluarga besarnya, Minggu (19/7).

Wartadji mengaku naik pesawat Garuda Airline jurusan Malaysia - Surabaya. Namun sampai di rumah baru Sabtu (18/7) dinihari, sehari setelah keluarga merayakan Lebaran.

Dia bekerja sebagai TKI di Malaysia. Sudah puluhan tahun menjadi tenaga bangunan di Ampang, Selangor. Sementara dua anak dan istrinya tinggal di kampung halaman. Dalam setahun, dirinya pulang dua sampai tiga kali, termasuk saat Lebaran.

Tidak hanya gagal merayakan lebaran bareng anak-istri, barang bawaan Wartadji hingga kini belum sampai di rumah. Tiga kardus barang bawaannya berisi oleh-oleh Lebaran, katanya diangkut oleh pesawat di belakangnya.

"Janjinya mau diantarkan ke rumah oleh pihak maskapai, tapi sampai sekarang memang belum sampai. Nanti akan saya telepon," katanya.

"Biasanya saya tidak pernah bawa apa-apa kalau pulang, tapi kemarin bawa tiga kardus. Memang mau diantar, takutnya tidak ketemu," sambungnya.

Jika perjalanan lancar, Wartadji memperhitungkan akan sampai di rumahnya saat malam takbiran. Dari Malaysia ke Surabaya tidak lebih dari 2,5 Jam kemudian dari Juanda ke Lamongan dengan perjalanan travel sekitar 4 jam.

"Karena pekerjaan belum selesai, sengaja pulang sore-sore. Karena memang belum tahu kalau ada kabar penutupan bandara," katanya dengan logat Melayu.

Kamis (16/7) pukul 19.00 WIB pesawat yang ditumpangi Wartadji terbang dari Malaysia dan tiba di Jakarta sekitar 20.30 WIB. Setelah semalam berlebaran di Jakarta, baru sekitar pukul 14.00 WIB terbang ke Surabaya. Semula diumumkan pukul 13.00 WIB terbang, tetapi mundur satu jam. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP