Penyebaran Covid-19 Mengkhawatirkan, Pemkot Palembang Tunda Pembelajaran Tatap Muka
Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memutuskan menunda pembelajaran tatap muka (PTM) yang semula direncanakan akan dimulai pada 12 Juli 2021. Siswa masih harus belajar daring seperti sebelumnya di awal tahun ajaran baru nanti.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengungkapkan, pembatalan rencana PTM karena penyebaran virus corona masih meluas di kota yang dipimpinnya. Demi keselamatan dan kesehatan anak didik, maka pembelajaran tatap muka atau offline ditiadakan.
"Kami sepakat tetap belum memperkenankan belajar tatap muka dan tetap melalui dalam jaringan (daring)," ungkap Harnojoyo, Senin (5/7).
Menurut dia, keputusan itu berdasarkan kesepakatan Dinas Pendidikan dengan mempertimbangkan rekomendasi Dinas Kesehatan dan pihak terkait. Sekolah tidak diizinkan membuka kelas untuk belajar tatap muka karena dikhawatirkan terjadi penyebaran virus.
"Kami terus kejar vaksinasi bagi guru agar semuanya tuntas, sehingga kasus Covid-19 dan sekolah digelar seperti biasa," kata dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Palembang Fauziah mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun dimulai sejak 2 Juli 2021. Tercatat 254 anak dari 60 ribu sasaran yang sudah menjalani vaksin.
"Vaksin bagi anak sudah dimulai, bersamaan juga vaksinasi bagi kelompok lain," ujarnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya