Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyandera di Pondok Indah todong pistol & sekap korban di kamar

Penyandera di Pondok Indah todong pistol & sekap korban di kamar Perampokan rumah di Pondok Indah. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Polisi menyebut korban penyanderaan di rumah mewah kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan hanya dikurung di kamar. Pelaku juga sempat menodongkan senjata api kepada korbannya.

"Maksudnya di sana disandera itu selama kejadian korban berada di bawah tekanan di dalam kamarnya dan (pelaku) sempat menodongkan senjata api)juga ya itu yang terjadi. Kalau disekap dalam artian ya di dalam kamarnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi saat dihubungi merdeka.com, Minggu (4/9).

Meski begitu, polisi tetap memastikan ada tindakan pencurian dengan kekerasan dilakukan para pelaku. Sebab, tiga korban penyanderaan diminta ponsel serta dompetnya.

"Kemarin kan terjadi penodongan kemudian meminta ponsel, dompet. Nah, itu kan pencurian dan kekerasannya terbukti," ujar Awi.

Awi mengklaim, aksi pelaku terhenti setelah anggota polisi datang dan mengepung lokasi kejadian. "Dengan kedatangan polisi akhirnya itu gagal dan dikembalikan lagi HP-nya saat melihat ada polisi yang datang," terangnya.

Di samping itu, menurut Awi, sebelum digiring ke Polda Metro, kedua pelaku sempat bernegosiasi dan mengajukan surat pernyataan tidak terjadi apa-apa selama penyekapan. "Bahkan dia (pelaku) juga sempet mengajukan permohonan pernyataan tidak ada apa-apa. Nah, itu bukti kalau tersangka merasa ketakutan," pungkasnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP