Penyaluran beras raskin Bandung tanpa biaya alias gratis
Merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung menegaskan bahwa masyarakat yang menerima beras miskin (raskin) di Kota Bandung tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Hal ini untuk mengantisipasi adanya ulah oknum yang memungut biaya dalam penyaluran raskin.
"Kami menegaskan kembali bahwa tidak boleh memungut dari warga dengan alasan apapun," ujar Ketua Tim Koordinasi Raskin Kota Bandung, Elly Wasliah kepada Merdeka.com, saat melakukan monitoring penyaluran raskin di Gudang Bulog Cimindi, Rabu (4/11).
Sebelumnya Elly mendapat laporan warga melalui Twitter yang mengadu bahwa masih ada indikasi pungutan di lapangan. Sejak mendapat laporan itu, pihaknya langsung mendatangi oknum ketua RT yang melakukan pungutan.
"Saat kita datangi Pak RW nya dia bilang bukan meminta tetapi warga seikhlasnya memberi. Tetapi itu tidak boleh kami larang. Kami meminta kepada RW untuk mengembalikan kepada warga, karena dengan alasan apapun meski dalihnya dengan ikhlas juga tetap gak boleh,"kata Elly.
Elly meminta kepada masyarakat yang mengalami hal serupa dapat melaporkan kepada Distan KP Kota Bandung. "Untuk alamat pengaduan bisa melalui akun Twitter kami di akun @Dispertapa_bdg," katanya.
Elly menuturkan setiap rumah tangga sasaran (RTS) nantinya akan mendapatkan beras sebanyak 15 kg per bulannya selama satu tahun. Warga yang masuk ke dalam RTS tinggal mendatangi kelurahan.
"Nanti warga tinggal mendatangi kelurahan. Setiap RTS akan mendapatkan raskin sebanyak 15 kg per bulan selama satu tahun," ucap Elly.
Menurut Elly pemkot Bandung sendiri menyiapkan dana Rp 24 miliar yang dialokasikan dari dana subsidi. Dari dana subsidi yang dialokasikan, diperuntukkan untuk dua item. Pertama, biaya subsidi ini untuk beras sebesar Rp 1600/kg dan biaya operasional untuk distribusi raskin dari kelurahan hingga titik bagi sebesar sebesar Rp 500/kg.
Elly mengungkapkan penyaluran raskin di Kota Bandung pada tahun ini memasuki tahun ketiga. Total rumah tangga sasaran penerima raskin di Kota Bandung ada 62.255 RTS.
"Anggarannya Rp 24 miliar dari dana subsidi. Jumlah penerimanya sebanyak 62.225 RTS.Berkat komitmen pemkot dan DPRD tahun ini tetap gratis," ujarnya.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya