Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penusuk masih buron, polisi bersiaga di Stadion Gede Bage

Penusuk masih buron, polisi bersiaga di Stadion Gede Bage Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dua pelaku penusukan yang diketahui bernama Solihin dan Pram selaku petugas PT Adi Karya saat ini masih buron. Keduanya menghilang setelah warga mendatangi Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gede Bage usai insiden penusukan.

"Pelaku yang melakukan penusukan langsung menghilang saat warga mendatangi kantor," kata Kapolsek Gede Bage, Darwan Hasan, saat ditemui di lokasi Senin (9/7).

Polisi hingga kini masih terus mencari kedua pelaku, sejumlah aparat juga masih disiagakan di lokasi. Hal itu dilakukan guna menghindari aksi brutal warga yang saat ini masih emosi.

Pantauan merdeka.com, polisi yang berjaga ikut membantu aparat desa yang membersihkan puing-puing akibat amukan warga yang melakukan pengerusakan. Beberapa kaca jendela bangunan SUS Gedebage pecah, sementara pagar pembatas area proyek rusak.

"Siapa yang jamin pelaku Solihin tertangkap? Kami bukan berurusan sama polisi, orang Adikarya suruh kesini menghadap sama saya sebagai jaminan," kata Nani (36) pemimpin massa yang juga kakak korban Deni Irawan.

Diberitakan sebelumnya, dua warga Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Bandung, Iang Supriatna (39) dan Deni Irawan (34) mengalami luka tusuk. Kedua nya mengalami luka tusuk setelah bertikai dengan salah satu petugas keamanan PT Adi Karya selaku pengelola SUS Gede Bage.

Kejadian bermula ketika Iang dan Deni dan beberapa warga lainnya yang mendatangi pihak Adikarya untuk melakukan mediasi terkait berbagai kendala yang terjadi menjelang peringatan HUT kemerdekaan RI.

Saat itu Deni dan warga lainnya justru mendapat serangan dari salah seorang petugas dengan melayangkan pisau ke Deni dan Iang. Deni dan Iang sempat menghindar, namun pisau tetap mengenai pinggang Deni. Sementara Iang mengalami luka di sikut kiri. Keduanya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ujung Berung.

Namun, aksi penusukan itu diketahui warga. Sekitar seratus warga kemudian mendatangi kantor PT Adi Karya, tapi para karyawan PT Adi Karya sudah tak ada dilokasi. Akhirnya massa yang tak terima melakukan pengerusakan. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP