Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penulis biografi CT: Inu cuma tukang transkrip

Penulis biografi CT: Inu cuma tukang transkrip buku chairul tandjung. ©2012 Merdeka.com/djokopoerwanto

Merdeka.com - Inu Febiana yang mengaku sebagai ghost writer (penulis hantu) pada buku biografi bos CT Corp, Chairul Tanjung (CT) tiba-tiba saja mengeluarkan unek-uneknya terkait buku berjudul 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong'. Inu menuliskan kekesalannya pada akun twitter resmi miliknya @IFnubia.

Isi timeline Inu menggambarkan kekesalannya karena namanya tak diikutsertakan dalam penerbitan buku itu. Padahal dia mengaku mempunyai andil yang besar yaitu sebagai asisten penulis.

Tjahja Gunawan, penulis buku yang berisi 384 halaman itu pun angkat bicara soal pengakuan Inu. Dia menegaskan bahwa Inu memang bertugas dalam hal transkrip hasil wawancara yang sebelumnya telah dia lakukan.

"Nama yang bersangkutan pun sudah dicantumkan kok, dia hanya sekadar mentranskrip," kata Tjahja kepada wartawan saat signing book di Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (2/7).

Tjahja tak menampik bahwa dialah yang mengajak Inu bergabung dalam proyek ini. Dia pun mengaku Inu adalah sahabatnya.

"Inu adalah sahabat saya dalam bersepeda. Saya sejak 2009 memang suka bersepeda. Karena perkenalan itu saya minta tolong sama Mas Inu, untuk menulis tentang perjalanan Pak CT," jelas Tjahja.

Dia pun menambahkan, pertolongan Inu memang sangat penting mengingat jumlah orang yang dia wawancara sangat banyak sehingga butuh orang khusus untuk mentranskrip semua percakapannya.

"Dan karena saya harus mewawancarai berbagai sumber, dan untuk mentranskrip itu membutuhkan waktu dan saat itu Inu bersedia," tegasnya.

Chairul Tanjung sudah memberikan penjelasan atas keluhan Inu. Menurutnya persoalan dengan si 'penulis hantu' itu hanya sebatas persoalan royalti.

"Namanya (Inu Febiana) sudah ada dalam buku itu, sebenarnya masalah ini hanya masalah royalti," ujar CT kepada wartawan saat signing book di Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, Senin (2/7).

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam akun Twitter-nya, Inu mengaku sebagai ghost writer (penulis hantu) buku biografi CT. Secara panjang lebar, Inu menceritakan awal mula menerima order buku tersebut. Hingga akhirnya, atas permintaan sang ibu, Inu meminta kepada wartawan Kompas, Tjahja Gunawan Diredja agar namanya dimasukkan dalam buku tersebut sebagai asisten penulis. Permintaan Inu pun dikabulkan oleh Tjahja, atas persetujuan Chairul Tanjung.

"Ini bukan tentang uang saja, bukan. Tapi 'perintah' ibu yg gw sampaikan dan penghormatan gw yg sama sekali dianggap gak ada #bukuCT," demikian tulis Inu dalam akun Twitter-nya, Minggu (1/7).

Inu menulis panjang lebar tentang keluh kesahnya, hingga lebih dari 80 tweet. Intinya, dia tidak menyalahkan Chairul Tanjung, melainkan menyayangkan Tjahja yang dianggap tidak transparan.

"Hingga siang tadi teman menawarkan mediasi, jawab gw simple, "gw takut gabisa nahan maen fisik, takut" #bukuCT," tulis Inu lagi. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP