Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penuh tomcat di pengungsian GOR Suwecapura, 12 warga melepuh & gatal

Penuh tomcat di pengungsian GOR Suwecapura, 12 warga melepuh & gatal Pengungsi Gunung Agung di GOR Suwecapura. ©2017 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Warga membludak menempati pos pengungsian di GOR Suwecapura. Kini para pengungsi mulai diserang serangga diduga jenis tomcat. Ada 12 orang yang terkena sengatan serangga tersebut.

Ajik salah satu warga yang terkena sengatan tomcat ini mengaku kulitnya merasa perih dan memerah kemudian melepuh dan gatal. "Awalnya perih kemudian sekarang melepuh dan gatal. Sudah dikasih obat tapi belum sembuh," katanya di Klungkung, Jumat (29/9).

Dia mengaku terkena tomcat saat malam hari. Saat pagi wajahnya sudah terasa gatal dan perih. "Semua wajah saya kena. Badan juga kena," tuturnya.

Sementara itu Gusti Ayu Ratih Istri mengaku, tiga anaknya dan suaminya juga terkena sengatan tomcat. "Tiga anak saya kena semuanya. Suami saya juga kena," paparnya.

Dia menjelaskan, bahwa tomcat tersebut jatuh dari atap saat malam hari. "Waktu malam lampunya menyala dan saat itu tomcatnya jatuh. Kalau lampunya mati mereka tidak ada yang jatuh," ujarnya.

Adanya warga yang terkena serangan tomcat tersebut langsung direspons oleh Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta. Dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menangani adanya serangan tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dulu dengan pihak dinas kesehatan bagaimana menangani ini. Yang jelas binatangnya harus dibasmi dulu, entah itu menggunakan semprotan pembasmi serangga atau seperti apa," pungkasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP