Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjual bakso di Tambora gunakan daging babi hutan

Penjual bakso di Tambora gunakan daging babi hutan bakso. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat menggerebek sebuah kios bakso di RT 07/08 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat yang menjual bakso dengan menggunakan campuran daging babi hutan. Pemilik kios, Sutiman Wasis Utomo (45), kemudian digelandang ke kantor Mapolsektro Tambora.

"Pengungkapan bermula dari laporan warga yang curiga dengan rasa dan bau daging pada bakso yang dijual Wasis," kata Kasudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Eviati di Mapolsektro Tambora, Senin (5/5).

Eviati menjelaskan, Sudin Peternakan dan Perikanan Jakbar memerlukan waktu sepekan untuk membuktikan daging yang digunakan adalah babi hutan. Setelah mendapatkan kepastian melalui hasil laboratorium, baru menggelandang pria asal Wonogiri tersebut.

Setelah pemeriksaan, diketahui jika Wasis juga menjual bakso yang diproduksinya ke pedagang bakso lain. Diperkirakan, selain di wilayah Tambora, bakso daging babi hutan ini beredar di wilayah Cengkareng.

"Sekilonya dijual Rp 50 ribu. Padahal di pasaran, daging sapi sekilo Rp 110 ribu," ujarnya.

Untuk memuluskan aksinya, Wasis menjual daging babi hutan di dekat tempat pemotongan sapi. Penipuan ini digagalkan korbannya, pedagang bakso yang curiga dengan bau daging.

"Kemudian konsumen tersebut melapor ke kami," ujarnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP