Penjelasan Polisi Soal Foto Anggota Klub Moge Tersangka Pengeroyok TNI Pegang HP
Merdeka.com - Beredar sebuah foto yang memperlihatkan salah satu klub moge tersangka pengeroyokan terhadap dua anggota TNI, memegang telepon genggam. Kepolisian memberikan penjelasan.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Stefanus Satake mengatakan, gambar itu diambil ketika tersangka sedang interograsi penyidik.
"(Foto itu) sepertinya masih dalam interogasi dan belum ditahan," kata Stefanus menjelaskan foto tersebut, Minggu (1/11).
Dalam foto yang diterima, terlihat tiga orang berbaju hijau duduk di atas sofa berwarna cokelat. Dua dari ketiga orang terlihat memegang ponsel. Sedangkan, satu lagi meletakkan ponsel di atas pahanya.
Sebelumnya, Kepolisian menetapkan empat orang dari rombongan Motor Gede (Moge) dari HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia sebagai tersangka akibat melakukan pengeroyokan dua anggota TNI di Bukittinggi. Mereka adalah BSA, MS, H, dan JAD.
Insiden pengeroyokan bermula saat rombongan moge dari HOG (Harley Owners Group) Siliwangi Bandung Chapter Indonesia melewati Simpang Tarok sebanyak 21 moge. Stefanus mengatakan ada 10 moge yang tertinggal dalam rombongan tersebut.
"10 moge tertinggal dan bertemu dengan dua orang anggota Kodim 0304 Agam," ujar Stefanus dalam keterangannya, Sabtu (31/10).
Saat melewati persimpangan tersebut, rombongan moge bertemu dengan dua anggota TNI AD dan terjadi cekcok. Namun, Stefanus tidak menjelaskan detail penyebab cekcok tersebut.
"Selanjutnya terjadi perselisihan yang mengakibatkan terjadinya pemukulan oleh rombongan moge kepada personel Kodim tersebut," kata Stefanus.
Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya