Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penjelasan Dinkes Tangerang terkait kasus LSM geruduk RS Arya Medika

Penjelasan Dinkes Tangerang terkait kasus LSM geruduk RS Arya Medika Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang menuturkan kronologi, dalam peristiwa penggerudukan Rumah Sakit Arya Medika diduga dilakukan anggota ormas KPK (Komunitas Pengawas Korupsi).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi menjelaskan penggerudukan yang terjadi Selasa (10/10), dini hari itu berawal dari kehadiran pasien ke RS Arya Medika yang dalam kondisi kritis.

"Pasien ini sebenarnya sudah berkeliling, sebelumnya sempat ke klinik, dari klinik ke rumah sakit itu (RS Arya Medika), tapi, waktu datang ke Rumah Sakit Arya Medika, kondisi pasiennya sudah memburuk," kata Liza saat dikonfirmasi.

Dia menyebutkan, tak ada penolakan pihak RS Arya Mediak terhadap pasien kritis itu, korban saat itu juga langsung ditangani di ruang IGD Rumah Sakit.

Setelah pemeriksaan medis, diketahui pasien itu mengalami penurunan tingkat kesadaran yang sangat dalam atau sudah koma, sehingga dokter terlebih dahulu melakukan upaya penyelamatan.

"Sakit pasien belum sempat terdeteksi, datang sudah koma, yang dipentingkan adalah life saving, belum periksa apa-apa. Life saving, dibebaskan jalan napas dan sebagainya," kata dia.

Kemudian dengan mempertimbangkan beberapa hal, pihak RS Arya Medika merujuk pasien ke rumah sakit yang lebih mapan. Karena saat itu, lanjut Liza, pasien tak mungkin mendapat pertolongan medis di RS Arya Medika.

"Hal itu dikarenakan keterbatasan alat dan kompetensi dokter di sana, ditambah lagi rumah sakit tersebut baru rumah sakit Tipe C Pratama, satu tingkat di atas klinik pada umumnya. Sebelum dirujuk, sudah dilakukan intervensi melakukan life saving. Dokter juga berkomunikasi dengan keluarga untuk ini bisa dirujuk, dan keluarga pasien juga menyetujuinya pada waktu itu," ucap dia.

Setelah dirujuk ke RS yang lebih baik, tak lama kemudian keluarga dan pasien kembali lagi ke Rumah Sakit Arya Medika bersama sejumlah orang berpakaian hitam dengan tulisan KPK, saat pasien diterima kembali oleh dokter jaga, ternyata sudah meninggal dunia.

"Diperiksa, sudah death on arrival, meninggal di jalan. Ngamuk LSM KPK itu. Itu yang kemudian jadi heboh," kata Liza.

Video tersebut sempat viral di media sosial, yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook atas anam kaleng. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP