Penipu Telkomsel konyol parah, tapi kenapa masih ada yang tertipu?
Merdeka.com - Penipuan yang mengatasnamakan M-Kios dan Telkomsel masih terus terjadi. Para penipu ini sebenarnya menggunakan modus yang konyol. Website mereka pun terlihat abal-abal. Namun ternyata masih banyak saja yang tertipu.
Kenapa?
Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah, Musni Umar mengatakan hal itu disebabkan oleh masyarakatnya sendiri yang masih tergiur untuk mendapatkan hadiah dari para penipu.
"Pertama memang modus yang dilakukan penipu macam-macam. Terutama janji dapat hadiah, orang sekarang berpikir kalau bisa mendapat hadiah tanpa bekerja kenapa tidak. Itu yang jadi alasan kenapa masyarakat masih bisa tertipu," kata Musni ketika dihubungi merdeka.com, Senin (3/8).
Dia menambahkan jika masyarakat tidak merespons pesan singkat maupun telepon dari si penipu, maka mereka tidak akan menjadi korban. Sebab, jika seseorang sudah memberi respons, maka si penipu akan melakukan segala macam cara untuk mendapatkan uang.
"Kalau bisa kita telusuri, sudah bisa ditebak dari awal kalau SMS atau telepon itu penipuan," imbuh Musni.
Oleh karena itu, masyarakat harus tetap hati-hati dalam berkomunikasi. Karena modus penipuan tidak akan berlanjut jika individunya sendiri bersikap acuh.
"Harus ditanamkan kalau ada SMS tidak usah gampang percaya. Selain itu harus selalu diingatkan kalau dirinya bisa jadi korban penipuan. Seluruh kelompok masyarakat bisa jadi korban, terutama ibu-ibu. Kita juga tidak boleh terima telpon dari yang tidak dikenal," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya