Pengurus DPD Golkar Jabar dilarang merusak lingkungan
Merdeka.com - Menjelang pelantikan pengurus DPD Golkar Jabar yang rencananya akan dilaksanakan di Bogor, Rabu (1/6), Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dirinya menyiapkan sebuah pakta integritas untuk para pengurus DPD Golkar Jabar.
"Intinya adalah seluruh pengurus Golkar Jabar tidak boleh melakukan tindakan yang berdampak pada kerusakan alam," kata Dedi saat ditemui di Purwakarta, Rabu (25/5).
Menurut Dedi, dirinya sudah mulai melakukan pendataan untuk seluruh kader yang akan menjadi pengurus DPD Golkar Jabar nantinya. Pendataan ini dilakukan guna mengetahui siapa saja kader yang memiliki usaha di bidang lingkungan. Nantinya bisa dilakukan pengecekan apakah usaha tersebut berdampak buruk pada lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pakta integritas ini tentu membuat para pengurus dilarang untuk memiliki usaha yang di bidang-bidang yang merusak lingkungan. "Kita buat kesepakatan seluruh pengurus DPD tidak boleh melakukan tindakan yang merusak dan merugikan alam. Jika masih nekat melanggar kesepakatan tentu diberi sanksi berat dan akan ada evaluasi," ujar Dedi.
Dedi juga memiliki alasan kuat membuat pakta integritas tentang lingkungan ini untuk para pengurus Golkar Jabar. "Ini sesuai dengan semangat Partai Golkar yang berlambang pohon beringin. Di Sunda, Beringin adalah pohon yang sakral dan melambangkan kekuatan dan keasrian hutan serta alam," katanya.
Dirinya juga menyebut bahwa semangat Partai Golkar (Golongan Karya) adalah terus berkarya untuk Indonesia. Menurutnya, tindakan dan usaha yang merusak lingkungan tentu bertentangan dengan semangat berkarya tersebut.
"Kader Golkar harus mampu berkarya. Merusak lingkungan bukanlah karya," tambahnya.
Para pengurus DPD Golkar Jabar yang telah terpilih, nantinya akan dilantik oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Mereka juga akan menandatangani pakta integritas tentang lingkungan dan harus siap diberi sanksi atau evaluasi jika melanggarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya