Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengungsi Sinabung butuh tempat tinggal lebih dari 2 ribu unit

Pengungsi Sinabung butuh tempat tinggal lebih dari 2 ribu unit Gunung Sinabung meletus. ©Reuters/Beawiharta

Merdeka.com - Pemerintah terus membahas bagaimana cara untuk mengatasi erupsi Gunung Sinabung. Sebab, gunung berapi di Kabupaten Tanah Karo Sumatera Utara itu diperkirakan akan terus erupsi selama 5 tahun ke depan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, ada dua hal yang harus dilakukan dalam menangani erupsi Gunung Sinabung. Pertama adalah relokasi penduduk yang nyata-nyata di larang berada di area erupsi Sinabung.

"Penduduk yang nyata-nyata tidak boleh kembali karena radius 30 km, yakni sejumlah 370 rumah direlokasi di Seosar. Ketika kita melakukan relokasi seperti itu, gunungnya meletus lagi," kata Syamsul usai melakukan rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (2/7).

Selanjutnya untuk yang kedua, jelas Syamsul, penyediaan lahan dan rumah sebagai tempat tinggal. Sebab, pemerintah tidak bisa hanya menyediakan rumah saja tanpa lahan bagi para korban.

"Ada gunung meletus terus menerus, ada orang sejak lama terus menerus kemana ini akan bekerja. Kita targetkan, Desember tahun ini semua selesai," tegasnya.

Menurut Syamsul, solusi permanen untuk pengungsi erupsi Sinabung sesuai arahan Presiden Jokowi adalah dengan penambahan pembangunan jumlah rumah. Awalnya dibangun rumah sebanyak 370 unit menjadi 2.053 unit rumah yang harus didirikan.

"Jadi, ribuan rumah lainnya itu, radiusnya di atas 30 km, tapi karena sekarang itu arahnya ke selatan, tenggara, dan timur, jadi harus direlokasi. Kalau tidak meletus, mereka bisa kembali ke lahannya. Jadi artinya rumahnya itu letaknya tidak jauh dari lahan mereka," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP