Pengerjaan molor, Museum Keris Solo urung diresmikan Jokowi
Merdeka.com - Pengerjaan proyek pembangunan Museum Keris Solo, di Jalan Bhayangkara, Sriwedari, dipastikan tak sesuai yang dijadwalkan. Akhir Desember, museum yang sedianya akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) urung dilaksanakan. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum bisa memastikan kapan museum keris satu-satunya di Indonesia tersebut akan dibuka.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo Eny Tyasni Suzana beralasan, batalnya peresmian museum tersebut akibat adanya keterlambatan sejumlah pengerjaan. Yakni untuk pengerjaan diorama dan storyline.
"Sesuai kontrak kerja, seharusnya pengerjaan storyline dan diorama selesai akhir November. Tetapi kontraktor pelaksana mengajukan perpanjangan waktu pengerjaan hingga Sabtu (24/12) tepat pukul 00.00 WIB. Kami telah menjatuhkan sanksi penalti berupa denda 1/1000/hari dari nilai kontrak senilai Rp1,5 miliar," ujar Eny, Sabtu (24/12).
Menurut dia, keterlambatan tersebut berimbas pada molornya peresmian Museum Keris yang dilakukan oleh presiden pada Desember ini. Kami belum bisa memastikan kapan akan diresmikan, karena kita juga harus menyesuaikan jadwal Presiden,” katanya.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mendesak agar pelaksana proyek Museum Keris bisa merampungkan pekerjaannya tepat waktu. Ia mengatakan, keberadaan Museum Keris sangat penting sebagai destinasi wisata baru yang berfungsi sebagai media pendidikan bagi anak-anak. Rudyatmo berharap, Presiden Jokowi bisa meresmikannya. Apalagi museum ini satu-satunya ada di Indonesia. Selain itu akan menerima artefak keris dari Belanda. Saat ini, Pemkot masih menunggu kepulangan artefak keris dari Negara Kincir Angin tersebut.
"Para generasi penerus bisa mendapatkan pengetahuan tentang keris dan cara pembuatan keris. Museum ini juga akan dilengkapi dengan sarana edukasi tentang asal-usul dan pembuatan keris," pungkasnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya