Pengendara perempuan jatuh dari JLNT diduga hindari razia polisi
Merdeka.com - Pengendara perempuan jatuh dari Jembatan Layang Non Tol (JLNT) Tanah Abang-Kampung Melayu diduga menghindari razia polisi. Sebelum terjatuh hingga tewas, korban lebih dulu tertabrak mobil merek Honda City.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, pengendara motor tersebut sebenarnya hendak menghindari adanya razia polisi di JLNT.
"Jadi pas dia lihat ada polisi, korban langsung puter balik (lawan arah). Nah gak lama dia puter balik ada mobil di belakang, ketabrak deh," seorang pengendara yang ogah disebut nama, Senin (27/1) malam.
Sebelumnya, Anggota Polsek Metro Setiabudi AKP Sugiono mengatakan kecelakaan terjadi karena pengendara melawan arus. Kemudian pengendara terjatuh karena ditabrak mobil.
Adapun menurut Sintia, seorang pengendara, dia melihat jenazah pengendara perempuan itu sudah berada di bawah JLNT, tepatnya di depan Mall Ambassador, Jakarta Selatan.
"Saya cuman kebetulan ngelewantin di depan Mall Ambassador pas ada perempuan jatuh," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Senin (27/1).
Berdasarkan pandangan Sintia, saat ini korban masih berada di lokasi. Kondisi kendaraan disekitar lokasi jatuhnya perempuan itu nampak ramai, namun tidak menyebabkan kemacetan.
Ia menambahkan, saat ini sudah ada polisi melakukan pemeriksaan. "Udah ada baru aja dateng, tapi jenazah masih di sana," ujarnya. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya