Pengendara Lindas Jalan Baru Dicor di Tangerang, Diizinkan karena Ada Truk Mogok
Merdeka.com - Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah I Banten, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) buka suara terkait jalan yang baru mereka cor dilindas pengendara dan pejalan kaki. Mereka menyatakan kejadian itu sepengetahuan dan telah mendapat izin dari petugas.
Kepala BPJN wilayah I Banten Wida Nurfaida menyatakan, peristiwa yang terjadi pada Selasa (28/9) pagi yang kemudian viral itu merupakan keputusan petugas yang mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Serang KM24,5 Balaraja, Kabupaten Tangerang.
"Itu decision (keputusan) petugas, karena pada saat itu ada truk kontainer besar berpapasan dengan truk barang yang mogok," terang Wida ditemui di Jalan Raya Serang, Sabtu (2/10).
Dia menuturkan, sebelumnya atau Senin (27/9) malam petugas proyek telah bersiap mengerjakan lantai cor (LC) sepanjang 185 meter dengan lebar 1 meter di ruas jalan tersebut. Namun, karena hujan yang terus mengguyur sejak malam hingga tengah malam, pekerjaan lantai cor itu, baru dilakukan dini hari.
"Jadi saat hari kejadian ada truk mogok, kebetulan juga karena hujan, jadi agak sedikit terlambat gelarnya (pengerjaannya). Harusnya sudah settle jam 5 pagi, tapi agak terlambat jadi belum bisa dilewati harapan kami," jelas dia.
Namun, pihaknya juga memaklumi karena kondisi jalan yang sangat macet dan volume kendaraan yang padat, sehingga petugas pengatur lalu lintas mempersilakan pengguna jalan melintas di titik jalan yang baru dikerjakan lantai cor nya.
"Harusnya sudah settle jam 5 pagi, agak terlambat jadi belum bisa dilewati harapan kami. Tapi karena sudah stuck, macet, dia (kepolisian), kalau enggak stuck maka mereka harus ambil decision, maka dibuka. Tentu kerugian di kami, karena kami harus gelar (kerjakan) lagi," ungkap dia.
Kepala Satuan Kerja BPJN wilayah I Banten Firman menerangkan kalau material cor yang hancur akibat dilintasi pengendara pada Selasa (28/9) pagi kemarin itu adalah lantai dasar cor. "Lantai dasar (yang rusak) LC, lantai kerja itu 10 sentimeter (tebal cor) bukan konstruksinya. Siang ini sudah selesai lantai kerja, kemudian dicor kembali. Jadi lima hari ke depan kalau tidak ada hujan akan selesai," jelas dia.
Sementara pantauan di lokasi, badan jalan yang saat ini sedang dikerjakan di ruas Jalan Raya Serang KM24,5 Balaraja, Kabupaten Tangerang, hanya selebar satu meter dengan panjang 185 meter. Akibat pekerjaan sisi ruas jalan dari Cikande menuju Balaraja itu, kendaraan tampak mengantre dan hanya bisa melintas dengan kecepatan 10 Km per jam. (mdk/yan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya