Pengemudi Ojol Bentrok dengan Sekuriti Thamrin Plaza Medan
Merdeka.com - Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bentrok dengan sekuriti Thamrin Plaza, Medan, Rabu (26/2). Polisi menyatakan peristiwa itu dipicu miskomunikasi antara kedua belah pihak.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, sejumlah pria mengenakan jaket ojol tampak bersitegang dengan sejumlah pria mengenakan stelan safari hitam. Salah seorang petugas sekuriti itu tampak memukul seorang pria yang diduga pengemudi ojol.
Para pria yang mengenakan jaket ojol langsung mengejar dan memukuli pelaku pemukulan. Sempat terlihat baku pukul antara kedua belah pihak.
Belum diketahui pasti penyebab keributan ini. Informasi yang beredar pemicunya sikap arogan seorang sekuriti terhadap pengemudi ojek online.
"Terjadi mis komunikasi antara pihak sekuriti Thamrin Plaza dengan pengemudi ojol. Artinya pihak dari ojol di sana ada konsumen yang ingin belanja, tapi mungkin sekuriti karena ramainya ojol tersebut, menyuruh, melarang supaya tidak ramai-ramai. Tapi mungkin ada ketersinggungan ada selisih paham, kurang terima ditegur maka terjadilah berkelahi," sebut Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago.
Dia mengatakan, keributan awalnya sudah dapat didamaikan dan diselesaikan manajemen Thamrin Plaza. Kedua belah pihak sudah bermaaf-maafan dan membuat pernyataan. "Tapi tidak lama kemudian terjadi lagi keributan," sebut Faidir.
Keributan ini langsung diredam polisi. Mereka menenangkan pengemudi ojek online. "Pihak ojol kita suruh buat pengaduan," pungkas Faidir.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya