Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengedar ganja lewat Instagram dan ojek online dibekuk

Pengedar ganja lewat Instagram dan ojek online dibekuk Barang bukti ganja dijual lewat Instagram. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Sektor Kembangan berhasil menangkap Stanley Anggunadita Pangkat, pengedar ganja yang menjual barang haramnya tersebut melalui media sosial Instagram.

Tak kalah mengejutkan ia menggunakan jasa ojek online untuk mengantarkannya ke pelanggan.

Stanley ditangkap unit narkoba Polsek Kembangan pada Senin sore (7/3) pukul 14.00 WIB di rumahnya.

"2 Paket daun ganja dan 1/2 linting daun ganja dengan berat bruto 40,2 gram," ujar Kapolsek kembangan Kompol Imam Santoso, di Jakarta, Selasa (8/3).

Awalnya Stanley membeli ganja lewat Instagram seharga Rp 800.000 melalui jasa ekspedisi dan ojek online untuk dipakai sendiri.

Ide bisnis kemudian tercetus, Stanley memasang juga foto ganja di akun Instagram pribadinya. Dengan menggunakan jasa ojek online, ganja tersebut diantarkan ke pelanggannya.

"Sekitar jam 11.00 tersangka meminta jasa Grab Bike untuk mengantar daun ganja," imbuh Imam.

Pengemudi ojek online tersebut kemudian merasa curiga atas paket yang di antaranya dan langsung membawa paketnya ke Polsek Kembangan.

"Merasa curiga dengan isi paket dari maka di ntip dan dilihat ada ada seperti teh tetapi ada bijinya," papar Imam.

Atas perbuatannya, Stanley dikenakan pasal 114 (1) Jo 111(1) UURI No 35 Tahun 2009.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP