Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat nilai kasus Bang Ipul akibat fans terlalu tinggi memuji

Pengamat nilai kasus Bang Ipul akibat fans terlalu tinggi memuji Saipul Jamil tes urine. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pengamat Sosial Budaya Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menilai, kasus pedangdut Saipul Jamil alias Bang Ipul menarik untuk dipotret dari sisi relasi antara fans dan selebritis. Saat ini, masyarakat modern yang sering kali kesulitan melakukan ritual spritualitas, cenderung menjadikan pemujaan terhadap selebriti.

"Dan ritual mengikuti perkembangan sang pujaan menjadi semacam agama baru, di mana para seleb ini bak dewa yang senantiasa diagung-agungkan," kata Devie, Sabtu (20/2).

Dikatakan Devi, dari hasil sebuah studi, sebesar 10 persen fans cenderung memiliki obsesi yang berlebihan. Sehingga membuat para fans cenderung akan melakukan fotokopi dengan harapan mendapatkan insentif yang sama didapat oleh sang artis seperti perhatian, kekayaan dan ketenaran.

"Hal inilah yang membuat banyak fans akan rela melakukan apapun untuk dapat berdekatan dengan seleb pujaannya," ungkapnya.

Menurut kacamata Devie, korban Saipul Jamil kaget dan kemudian melaporkan hal negatif yang dialami kepada pihak berwajib. Kondisi ini karena persepsi bahwa seleb pujaan pasti memiliki karakter yang positif.

Maka dari itu, tidak heran bila korban melakukan beragam reaksi termasuk berani melapor kepada pihak berwajib. "Mengingat salah satu alasan kenapa orang begitu terobsesi kepada seleb menurut riset ialah kita ingin membebaskan diri dari realita kehidupan kita," terangnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP