Pengamanan gedung YLBHI mulai dikurangi, 500 aparat disiagakan
Merdeka.com - Hari keempat pasca pengepungan, polisi mulai mengendurkan pengamanan di gedung YLBHI, Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat. Kamis (21/9), tepat tanggal merah, hanya 500-an personel yang disiagakan.
"Kita siapkan 530 personel gabungan Polda, Polres dan Polsek, dan TNI," ujar Kapolsek Menteng AKBP Ronald Purba di lokasi.
Menurut Ronald, pengurangan pasukan disebabkan pengalihan personel ke tempat lain. "Masih banyak kegiatan lain jadi pasukan banyak yang terpakai," katanya.
Pantauan merdeka.com, sistem pengamanan diubah dari hari-hari sebelumnya. Tiga pos ditempatkan di sekitar gedung YLBHI.
Pertama tepat di seberang gedung, di Jalan Kimia, tampak belasan anggota kepolisian bersenjata lengkap. Beberapa unit motor pasukan reaksi cepat juga disiagakan.
Pos kedua terletak di dekat Kedutaan Besar Sri Lanka, 20 meter dari gedung YLBHI. Mobil taktis diparkir tak jauh dari sana.
Kebanyakan personel diposisikan di jalan belakang dari gedung YLBHI, di lapangan kampus pascasarjana Universitas Pancasila. Dengan beberapa kendaraan taktis disiagakan.
Hingga hari ini, gedung YLBHI masih belum difungsikan. Kondisinya dibiarkan seperti hari sebelumnya. Pagar pintu belakang terkunci dan pagar depan tampak rusak. Serta beberapa kendaraan bermotor belum dipindahkan.
Tak tampak anggota LBH Jakarta dan YLBHI. Begitu juga warga yang berniat memanfaatkan layanan LBH.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya