Pengakuan mengejutkan pelaku dan korban pemerkosaan di Surabaya
Merdeka.com - Kasus pemerkosaan yang dilakukan delapan tersangka di Surabaya, terbongkar setelah korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP mengadu kepada sang guru. Salah satu pelaku, MI (9) dengan polosnya mengaku bahwa dirinya terinspirasi dari konten porno yang diakses di warnet.
"Dari lihat warnet (warung internet)," kata MI yang masih kelas 3 SD saat ditanya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (12/5).
MI mengaku bahwa dirinya diajak salah satu pelaku untuk melakukan perbuatan amoral tersebut. "Dia (AS) yang mengajak," ucap MI dengan polos.
Mendengar pengakuan tersebut, Risma pun mengatakan kalau apa yang dilakukan itu salah. "Kamu tahu gak kalau itu salah (pemerkosaan). Kamu bisa masuk penjara," ucap Risma.
Mendengar ucapan Risma, MI pun langsung menangis, dan tidak mengatakan apapun lagi. Saat ditanya Risma maupun polisi.
Tersangka lain, AS berkisah bahwa antara dirinya dengan korban sudah berulang kali melakukan perbuatan mesum, bahkan sudah tak terhitung lagi jumlahnya. AS merupakan tetangga korban. Rumah orang tua keduanya pun berhadapan, di Jalan Kalibokor Kencana, Surabaya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya