Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengadang kampanye Djarot di Kembangan sehari-hari berjualan bubur

Pengadang kampanye Djarot di Kembangan sehari-hari berjualan bubur Cawagub Djarot dihadang warga. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - NS, pria berusia 52 tahun ini berurusan dengan kepolisian akibat aksinya yang mengadang calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat saat berkampanye di Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (9/10) lalu. Rupanya, ia sehari-hari berjualan bubur.

"NS sehari hari jual bubur di daerah sana (Kembangan Utara)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Rabu (23/11).

Saat blusukan tersebut, kata Awi, Djarot sempat menemui pelaku dan mengajak dialog. Hingga akhirnya pihak kepolisian memeriksa pelaku selama hampir sepuluh jam lamanya.

"Saat ditanya pak Djarot siapa yang paling tua dia angkat tangan, dan diajak dialog. Lalu saat ditanya siapa yang bertanggungjawab dan dia mengaku dia bertanggungjawab. Akhirnya kita lakukan pemeriksaan," katanya.

Lanjut Awi, NS tidak ada hubungan dengan organisasi lain, yang dilakukan oleh pelaku adalah bentuk spontanitas pribadi. Adapun alasannya, pelaku melakukan hal tersebut karena tidak menyukai Basuki T Purnama alias Ahok karena diduga telah menistakan agama.

"Motifnya tidak suka pada Ahok. Kebencian itu ikut menimbulkan pada calon wakil gubernur nomor urut dua, Djarot," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP