Pengacara sebut Rizieq akan perpanjang visa selama setahun di Arab
Merdeka.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menegaskan kalau dirinya tak ingin kembali ke tanah air dalam waktu dekat. Bahkan, pentolan FPI itu berencana memperpanjang visanya, yang diduga sedang berada di Arab Saudi.
Kuasa Hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro mengatakan, kliennya akan menetap setidaknya untuk satu tahun ke depan.
"Ada rencana kita akan long stay atau akan perpanjang visa. Nanti sedang ada yang mengurus visa yang setahun," ujar Sugito saat dikonfirmasi, Senin (5/6).
Selain itu, kata Sugito, kliennya berencana akan pulang apabila Indonesia tidak lagi dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, dirinya menilai kalau saat ini Polri sudah tak lagi netral dalam tangani kasus, dan mau disuruh-suruh oleh Jokowi.
"Pulangnya bisa aja nanti setelah pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden. Ya kalau misalnya setelah pilpres dan Jokowi nggak jadi presiden polisi bisa lebih netral. Harusnya kan polri itu netral," katanya.
Sugito mencontohkan saat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maju dalam Pilkada DKI Jakarta.
"Jadi begini tidak memang bisa ada bukti formal tapi bisa dirasakan. Bagaimana pun presiden backup terus waktu Ahok jadi cagub DKI. Iya ada campur tangan tersembunyi dari orang kuat," tandasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya