Pengacara Rizieq Syihab Sebut Surat Bahar Smith Bentuk Perhatian Terhadap Habaib
Merdeka.com - Eks Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar menyebut Muhammad Rizieq Syihab telah mengetahui surat dituliskan Habib Bahar Bin Smith dari balik jeruji besi, lapas Gunung Sindur, Jawa Barat. Aziz mengungkapkan, jika Rizieq Syihab sangat berterima kasih dan terharu atas dukungan yang disampaikan Bahar Smith menggunakan surat yang dituliskannya.
"Terharu dan berterima kasih atas perhatian dan dukungan masyarakat, ulama dan habaib. Mari terus gaungkan penegakan hukum berkeadilan dan tidak diskriminatif," kata Aziz saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (15/2).
Menurut dia, Rizieq Syihab menjalani sejumlah aktivitas selama rumah tahanan Bareskrim Polri. Aktivitas dijalankan pemimpin FPI itu dengan membaca, berdiskusi agama, termasuk menyelesaikan disertasinya.
"Membaca, diskusi agama dan selesaikan disertasi di kamar tahanan dengan kiai Ahmad Shabri Lubis (Eks Ketum FPI) dan Habib Hanif Alatas (menantu Habib Rizieq)," kata Aziz.
Surat Bahar Smith Untuk Rizieq Syihab
Sebelumnya, dari balik jeruji besi, Habib Bahar bin Smith menuliskan surat yang ditunjukan kepada Rizieq Syihab dan Habib Hanif Alatas. Surat tersebut bertuliskan perasaannya atas beberapa kasus yang menjerat keduanya.
Kuasa hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuankkota menjelaskan jika kedua surat tersebut dituliskan langsung oleh kliennya dari lapas Gunung Sindur, Jawa Barat.
"Beliau berkirim salam kepada Habib Rizieq, serta menuliskan yang dititipkan kepada saya untuk Habib Rizieq dan Habib Hanif," kata Ichwan ketika dikonfirmasi, merdeka.com, Minggu (15/2).
Ichwan menjelaskan jika kedua surat tersebut ditulis Habib Bahar pada Kamis (11/2) lalu, yang rencananya akan segera disampaikan kepada Rizieq dan Hanif yang saat ini ditahan di rutan Bareskrim, Polri.
"Sesegera mungkin (disampaikan) jika ada kesempatan ke HRS," kata Ichwan.
Berikut surat yang dituliskan Habib Bahar untuk Habib Rizieq yang ditulis langsung dari Lapas, Gunung Sindur, Jawa Barat.
"Wahai Imamku Habibana Rizieq bin Syihab.
Maafkan anakmu ini yang tidak bisa berbuat apa-apa dari balik dinginnya teralis besi. Anakmu ini mendoakan agar Allah memberikan kepada Habib kesehatan, kekuatan dan menghancurkan musuh-musuh yang menzalimi Habib. Demi Allah mendidih darahku ketika mendengar Habib ditahan. Habib teladanku, pedomanku, guruku, ayahku dan aku akan selalu berada di barisan dan komando Habib.
Dari anakmu Bahar bin Smith.
Ayahku, ibuku, keluargaku, nyawaku, menjadi tebusan untuk selalu membela habib.
Bahar bin Ali bin Smith
Lapas Gunung Sindur, 11 Februari 2021," tulis surat tersebut.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya