Pengacara Nazar bantah ikut sembunyikan Neneng
Merdeka.com - Tim kuasa hukum Muhammad Nazaruddin langsung bereaksi karena Komisi Pemberantasan Korupsi mensinyalir mereka turut andil dalam persembunyian Neneng Sri Wahyuni. Mereka meminta agar KPK tidak mengada-ada.
"Bagaimana mau komunikasi, itu bagaimana ceritanya kita dituduh menyembunyikan Neneng. KPK jangan mengada-ada," ujar Rufinus Hutauruk yang juga pengacara suami Neneng, M Nazaruddin di KPK, Kamis (14/6).
Rufinus membantah jika dirinya sempat berkoordinasi dengan Neneng selama dalam pelarian. Menurut Rufinus, KPK tidak pernah merespon agar Neneng dikembalikan ke Indonesia.
"Yang menyembunyikan siapa, orang takut pulang kok, orang kita minta KPK dia (Neneng) dikembalikan tapi KPK tak merespon," katanya.
Mengenai penunjukan sebagai kuasa hukum, Rufinus mengaku sudah ditunjuk secara lisan oleh Nazaruddin untuk mendampingi istrinya. Sebelumnya KPK mengatakan Neneng belum didampingi kuasa.
"Itu infonya dari Nazaruddin, Nazar beri kuasa kepada kita untuk membantu kepulangan dia ke Indonesia. Jadi jangan dipelintir," katanya dengan wajah gugup.
Rufinus yang tahu secara detail rute kepulangan Neneng, mengaku penangkapan Neneng diketahuinya melalui keluarga Nazaruddin. Namun setelah dicecar dia mengaku tahu dari pemberitaan di media massa.
"Dari keluarga Nazaruddin, mungkin dari keluarga lain," katanya.
KPK menangkap Neneng di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (13/6). Dia diduga berangkat dari Kuala Lumpur dan menuju ke rumahnya. Dikabarkan Neneng memang sudah tidak betah lagi dipersembunyian. Sebab dia harus main kucing-kucingan dengan Interpol dalam pelarian. Neneng pun pasrah dan memilih kembali ke Tanah Air. Apalagi permohonan agar KPK bisa bernegosiasi dengannya kandas. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya