Penerimaan siswa baru di Bandung diwarnai katebelece pejabat
Merdeka.com - Koalisi Pendidikan Kota Bandung (KPKB) menemukan adanya proses berlangsungnya penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Bandung dengan cara rekomendasi. Parahnya rekomendasi itu dilakukan oleh pejabat dan anggota dewan yang mengeluarkan surat agar proses masuk calon siswa bisa berjalan mulus dan diterima di sekolah negeri tingkat SMP dan SMA.
"Temuan surat ini kami dapatkan hampir dari setiap sekolah di Kota Bandung, mulai dari tingkatan SMP-SMA," kata Koordinator Investigasi KPKB Iwan Hwermawan di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan perintis kemerdekaan, Bandung, Rabu (4/7).
Titipan itu pada umumnya dilakukan melalui surat yang ditandatangani oleh pejabat pemerintah daerah agar merekomendasikan sejumlah nama yang dimaksud untuk diterima.
Dengan begitu dia mengakui para kepala sekolah yang ditujukan juga tidak bisa berbuat apa-apa sehingga siswa yang direkomendasikan pada umumnya diterima.
Namun dirinya tetap berharap agar Kepala Sekolah bisa bertindak tegas untuk menolak titipan-titipan tersebut. Karena jika tidak dibendung semua sekolah mengalami over kuota dengan adanya titipan pejabat.
Dalam kesempatan itu dia memperlihatkan sejumlah surat yang ditujukan untuk setiap sekolah, seperti kepada SMA 12 Bandung dengan membubuhkan tandatangan Badan Anggaran DPRD Kota Bandung.
Bahkan tak sungkan ada siswa titipan Walikota Bandung, Dada Rosada. "Ada tapi kita masih cek kebenarannya, soalnya kertas itu cuma fotokopian," ujarnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya