Penemuan mayat bayi bertali pusar gegerkan warga Semarang
Merdeka.com - Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di atas bebatuan pinggir Sungai Bringin, Perumahan Griya Bringin Asri RT 3/RW 13 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (22/2). Diduga, bayi itu dibuang oleh orang tuanya usai dilahirkan.
Informasi dihimpun merdeka.com, mayat bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang pemulung di pinggir Sungai Bringin. Fisiknya normal tanpa cacat ataupun prematur, dan tali pusarnya masih melilit. Sontak penemuan mayat bayi itu membuat gempar warga sekitar.
Pemulung itu kemudian melaporkan temuannya kepada penjaga Mushala Baitun Nur, Khoirudin (23 tahun), tak jauh dari lokasi kejadian. Khoirudin lantas meneruskan kabar itu kepada warga setempat, Joko Pratono (42 tahun), sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Ngaliyan dan Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.
"Saat ditemukan pertama kali, bayi laki-laki tersebut tergeletak di bebatuan pinggir sungai. Posisinya tengkurap. Kami cek, masih ada tali pusarnya. Kondisinya sudah tidak bernafas," kata Khoirudin.
Bayi itu ditemukan dalam keadaan bugil. "Enggak tahu apakah dibuang di sini atau terhanyut aliran sungai kemudian berhenti di sini saat airnya surut," ujar Khoirudin.
Warga di sekitar lokasi, Ibu Latif (49 tahun), mengatakan kondisi tubuh bayi itu sempurna dan utuh. "Posisinya tengkurap. Tadi yang menemukan pemulung kemudian dilaporkan warga," kata Ibu Latif.
Ibu Latif mengaku heran kenapa orang tua bayi itu tega membuang anak mereka. Dia menduga bayi itu hasil hubungan gelap.
"Mungkin orang tuanya malu kalau hubungan gelapnya diketahui. Tapi warga di sekitar sini sepertinya tidak ada yang hamil tua," ujar Ibu Latif.
Tim Inafis Polrestabes Semarang begitu mendapatkan laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan identifikasi serta evakuasi. Lokasi penemuan langsung diberi garis polisi guna keperluan penyelidikan.
"Bayi laki-laki tersebut terlihat lahir normal, komplet atau sempurna. Masih ada tali pusarnya dan tidak ditemukan luka-luka," kata salah seorang petugas Inafis Polrestabes Semarang di lokasi kejadian.
Bayi itu diduga umurnya belum sehari, mengingat kondisi jasad mayat bayi tersebut tidak rusak. "Belum ada sehari. Diduga usia kandungan 9 bulan dan dilahirkan normal, kemudian usai lahir dibuang," ujar petugas itu.
Bayi itu dipindahkan oleh petugas dengan dibungkus plastik warna putih dan dimasukkan ke dalam kardus. Jenazah bayi itu dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Uumum Pusat Dr. Kariadi Semarang buat kepentingan penyelidikan. Saat ini, kasus pembuangan bayi tersebut masih dalam upaya penyelidikan dan penyidikan petugas Satreskrim Polrestabes Semarang, Jawa Tengah. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya