Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penembakan ibu rumah tangga di Medan, polisi periksa 4 saksi

Penembakan ibu rumah tangga di Medan, polisi periksa 4 saksi Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kasus penembakan yang menewaskan Indri Wahyuni (27) di Kompleks Torganda Blok E No 21, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Selasa (18/10) siang. Sekurangnya sudah 4 saksi yang dimintai keterangan.

"Yang kami periksa saat ini suami korban, adik korban, adik ipar dan tetangga korban," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Rabu (19/10).

Dia memaparkan, Indri ditembak pada bagian pipi bawah mata kanan tembus. Petugas sudah mengamankan beberapa selongsong peluru kaliber 45 dan satu magazen dari lokasi kejadian.

Pelaku berikut motif penembakan itu masih diselidiki polisi. "Berdasarkan keterangan dan informasi saksi-saksi, pelaku berjumlah tiga orang," ucapnya.

Mengenai pelaku yang dikabarkan akan menangkap suami korban, Syaiful Rizal, Mardiaz mengatakan hal itu masih diselidiki.

Seperti diberitakan, Indri Wahyuni (27), tewas ditembak di rumahnya di Kompleks Torganda Blok E No 21, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Selasa (18/10) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Perempuan itu tertembak di bagian wajah di bawah mata kanan.

Perempuan itu ditembak di hadapan suaminya, Syaiful Rizal. Bahkan saat itu korban disebut tengah menggendong anaknya.

Setelah melakukan penembakan, tiga laki-laki langsung kabur dari rumah itu. Mereka menggunakan mobil putih yang diduga Toyota Rush atau Daihatsu Terios putih. Mereka meninggalkan korban dan suaminya yang sudah terborgol pada tangan kirinya.

Sementara Syaiful langsung membawa istrinya yang kritis ke RSUP H Adam Malik menggunakan Mitsubishi Pajero. Namun perempuan itu tak mampu bertahan. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP