Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penembak Brigadir La Edi diduga kuat OPM

Penembak Brigadir La Edi diduga kuat OPM penjahat. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Mabes Polri sudah memiliki titik terang penembak Mapolsek Angkaisera, Brigadir La Edi, di Papua, Kamis (7/6) dini hari. Dari barang bukti yang diamankan, polisi menduga kuat penembak adalah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Kami berhasil mengamankan panah serta perlengkapan militer. Kami juga mengamankan enam orang yang dicurigai sebagai mata-mata yang diduga juga sebagai terlibat langsung dalam latihan OPM di Kodap III wilayah Saireri,“ ujar Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar, di kantornya, Jakarta, Jumat (8/6).

Keenam orang yang sudah diamankan itu adalah adalah Petrus Bonay,Yusuf Waroy, Agustinus Wondiwoy, Abiatat Wonay, Yunus Bonay, dan Edward Bonay.

Boy menjelaskan penembakan tersebut terjadi ketika La Edi sedang berjaga di depan pos. Tiba tiba, ia diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal dari arah depan pos penjagaan.

“Akibat penyerangan itu, korban menderita luka tembak di bagian perut dan pinggang,“ ujar Boy.

La Edi pum segera diselamatkan oleh rekan-rekannya dengan membalas menembak ke arah pelaku. Setelah dirasa aman, lanjut Boy, korban segera dilarikan ke RSUD Serui untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Usai insiden penembakan tersebut, petugas kepolisian Polres Kepulauan Yapen, Papua, kemudian melakukan menyisir lokasi kejadian. Dari hasil penyisiran itulah ditemukan barang bukti yang menguatkan tersangka adalah anggota OPM. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP