Pendukung protes Danny-Indira dicoret dari peserta Pilwalkot Makassar
Merdeka.com - Massa pendukung Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti, paslon petahana wali kota dan wakil wali kota Makassar yang terdiskualifikasi usai keluarnya putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi KPU Makassar turun jalan. Mereka berunjuk rasa di Jl Jenderal Sudirman, depan monumen Mandala.
Massa yang jumlahnya sekitar 300 orang itu berpakaian serba warna hitam. Di sisinya, berkibar bendera merah putih setengah tiang.
Berganti-ganti orator berpidato di atas mobil komando seraya terus meneriakkan dua jari, simbol paslon nomor urut 2 pasangan Danny dan Indira bertag line DiaMI. Ejel, salah seorang orator aksi mengatakan realitas saat ini bahwa demokrasi hanya dimiliki oleh sebagian orang yang mengaku dirinya penguasa.
"Rakyat Makassar marah, mari kita lawan, jangan menyerah. Pak Danny rencananya Senin masukkan gugatan. Jangan berharap ada kolom kosong. Pak Danny dan Ibu Indira harus menang. Sampaikan ke keluarga kalian tidak ada kolom kosong. Kalaupun kemungkinan terburuk terjadi, jangan pilih paslon tunggal, pilihlah kolom kosong," seru Ejel dalam orasinya.
Di tengah aksi, mereka juga membakar satu unit motor. Polisi pun memadamkan api yang membakar motor itu. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya