Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendukung Anas di Kongres PD tiga kali diberi uang

Pendukung Anas di Kongres PD tiga kali diberi uang Ketua DPC Partai Demokrat Boalemo Ismiyati Saidi di Pengadilan Tipikor, Jakarta. merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tersangka kasus suap Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin menghadirkan saksi yang meringankan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor. Salah satunya adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Ismiyati Saidi.

Kubu Nazaruddin ingin menjelaskan, uang dari Grup Permai yang dipimpin Anas Urbaningrum, benar-benar mengalir selama Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung.

"Apakah benar ada pemberian uang dalam kongres di Bandung?" tanya kuasa hukum Nazaruddin, Junimart Girsang dalam persidangan, Senin (12/3).

"Benar, ada tiga tahap pemberian uang kepada pendukung Anas," kata Ismiyati.

Tahap pertama saat para pendukung Anas berkumpul di Hotel Sultan, Jakarta. Ismiyati mengaku diberi Rp 15 juta dari salah satu anggota tim sukses Anas, Joseph Kahermaan yang mengaku sebagai koordinator daerah. "Untuk ongkos ke Bandung," kata dia.

Tahap kedua, lanjut Ismiyati, pemberian uang dilakukan di Hotel Aston Bandung tempat pendukung Anas berkumpul. Jumlahnya USD 2.000. "Saat pemberian uang ada surat pernyataan bahwa kita ketua DPC yang memilih Anas akan diprioritaskan untuk pilkada. Surat itu dibuat dengan materai," jelasnya.

Sementara pemberian uang yang ketiga dilakukan di salah satu ruangan di arena kongres di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Bandung. Saat itu, proses pemilihan ketua umum memasuki putaran kedua. "Dua calon yang bersaing adalah Pak Marzuki Alie dan Pak Anas Urbaningrum," pungkasnya.

Selain uang, Ismiyati mengaku mendapatkan BlackBerry dengan nomor Anas Urbaningrum di SIM card yang sudah dipasang. Para pendukung Anas juga diberi jaket sebagai penanda kubu pendukung Anas. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP