Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendonor Khawatir Tertular Covid-19, Stok Darah di RSMH Palembang Turun 40 Persen

Pendonor Khawatir Tertular Covid-19, Stok Darah di RSMH Palembang Turun 40 Persen donor darah. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Stok darah untuk memenuhi kebutuhan Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mengalami penurunan 40 persen akibat pandemi Covid-19. Pendonor masih khawatir akan terpapar bila datang ke fasilitas kesehatan untuk mendonorkan darah.

Humas RSMH Palembang, Ahmad Suhaimi, mengungkapkan, kebutuhan darah di RS itu sebanyak 120 kantong per hari atau 3.600 kantong perbulan. Mayoritas pasokan masih bergantung pada Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang.

Hanya saja, stok dari PMI berkurang mencapai 30-40 persen di tahun ini. Angka ini sedikit lebih baik dibanding penurunan stok darah saat awal pandemi yang mencapai 70 persen.

"Saat ini terjadi penurunan stok darah dari PMI, dihitung-hitung sampai 40 persen, terjadi sejak pandemi Covid-19," ungkap Suhaimi, Rabu (30/6).

Menurut dia, stok darah berkurang akibat para pendonor yang sebelumnya rutin mendonorkan masih khawatir datang ke fasilitas kesehatan untuk mendonorkan darahnya. Penyebab lain tidak semua pendonor lulus uji skrining sehingga batal diambil darahnya.

"Rata-rata para pendonor khawatir karena masih pandemi," kata dia.

Menyiasati kekurangan darah, pihaknya membangun Unit Pelayanan Darah (UTD) dengan tujuan menggalang para pendonor, terutama dari pegawai RSMH. Produksi kantong darah mandiri dari donor pengganti juga dilakukan dengan rata-rata 20 kantong per hari.

"Kami maksimalkan relawan dari pegawai untuk menjadi pendonor tetap atau rutin agar bisa mencukupi kebutuhan darah," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP