Pendidikan Islam di Indonesia baru sebatas transfer ilmu
Merdeka.com - Pendidikan Islam di Indonesia dinilai masih banyak menggunakan metode transfer ilmu dari pengajar ke pada murid. Wajah pendidikan Islam nyatanya belum maksimal dalam menciptakan sumber daya manusia yang insani dan berkarakter.
"Saat ini pendidikan Islam belum berorientasi dalam pembentukan karakter dan watak," kata Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin usai memimpin Rapat Pleno V Revitalisasi Pendidikan Islam: Problematika dan Solusi, di kantor MUI, Jakarta, Rabu (23/2).
Dia mengungkapkan, di tengah keinginan pemerintah yang mencanangkan revolusi mental, maka pendidikan islam juga perlu merevitalisasi cara pengajaran pendidikan Islam.
"Maka dalam rapat ini kami bahas tentang konsep pendidikan islam. Pendidikan Islam kita dorong untuk ikut menjadi bagian dalam menentukan watak bangsa," lanjut dia.
Meski banyak kalangan muslim yang mendirikan sekolah berbasis Islam dan memiliki keunggulan, jumlahnya masih terlalu sedikit untuk warga Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam.
"Pendidikan Islam dinilai sudah maju tapi belum sepenuhnya tampil dalam membentuk karakter anak bangsa," kata dia.
Din berharap, hasil dari pendidikan Islam mampu melahirkan SDM Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa lain terutama menghadapi MEA. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya