Pendidikan Bela Negara buat ormas di Bali terkendala anggaran
Merdeka.com - Sejumlah Ormas di Bali rencananya bakal diwajibkan mengikuti program Bela Negara. Namun, sejauh ini kegiatan itu belum terealisasi lantaran belum turunnya anggaran.
Kodam IX Udayana bakal merekrut anggota ormas di Bali untuk mendapatkan pelatihan Bela Negara. "Wacana merekrut ormas untuk mengikuti Bela Negara sudah dibicarakan antara Gubernur Bali dengan Pangdam. Namun hingga saat ini masih menunggu persetujuan dan dukungan anggaran yang masih dibicarakan di pemerintah Provinsi," kata Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Inf J Hotman Hutahaean di Bali, Rabu (15/6).
Beberapa Ormas besar di Bali menjadi incaran untuk dimasukkan program Bela Negara. Rencananya program untuk ormas itu digelar serentak pertengahan Agustus ini.
"Contohnya seperti, Laskar Bali, ada Pemuda Bali Bersatu dan Baladika. Itu hanya bagian dari salah satu ormas yang ada. Ingat ormas ada banyak di Bali, maksud saya contohnya ya ormas tersebut," ungkapnya.
Pelatihan Bela Negara Ini dimulainya sangat penting ditanamkan pada generasi muda. Terutama kata dia bagi kepada organisasi kemasyarakatan dalam upaya meningkatkan kesadaran, hak dan kewajiban sebagai warga negara.
"Terpenting menanamkan kecintaan terhadap tanah air serta ideologi Pancasila dan meningkatkan wawasan kebangsaan," imbuhnya.
Dalam pendidikan Bela Negara buat ormas, Hotman menegaskan tidak ada pelatihan memakai senjata api. "Tidak ada kami berikan pelatihan senjata api untuk program Bela Negara nantinya," pungkasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya