Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penderita HIV/AIDS meningkat, kafe di Buleleng dirazia

Penderita HIV/AIDS meningkat, kafe di Buleleng dirazia Ilustrasi HIV AIDS. Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Bali terus bertambah. Sejumlah langkah diambil dengan melakukan pemeriksaan sejumlah tempat hiburan remang-remang dan cafe.

Data yang dilansir dari Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) hingga September 2014 sudah terdeteksi sebanyak 2.100 lebih yang terjangkit. Padahal, pada Agustus lalu angka penderita masih 1.990 orang. Ironisnya, di Kabupaten Buleleng, tercatat dua anak berumur belasan terjangkit.

"Kedua anak yang masih ingusan ini positif terjangkit virus HIV," terang I Nyoman Sutjidra, Ketua KPAD Kabupaten Buleleng, Minggu (21/9).

Sutjidra yang juga wakil bupati Buleleng mengaku telah melakukan berbagi upaya untuk membendung laju penyakit tersebut. Di antaranya memberikan penyuluhan dengan menyasar anak usia produktif. Tidak hanya itu, semua tempat yang rentan menjadi sumber penyebaran penyakit itu akan diawasi secara lebih ketat terutama tempat hiburan malam yang banyak bertebaran hingga ke pedesaan.

"Saya selaku pemangku kepentingan akan duduk bersama dengan desa dinas dan desa adat untuk mencari solusi terkait keberadaan kafe-kafe tersebut," jelasnya.

Dia juga berjanji akan membatasi keberadaan kafe-kafe beserta perizinannya. Dan draft-nya sedang disusun di mana dalam draft itu juga akan mengatur soal kewajiban para pekerja kafe untuk dilakukan tes kesehatan.

"Wajib pekerja kafe terutama cewek kafe untuk dilakukan tes VCT untuk memastikan yang bersangkutan bebas HIV/AIDS," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP