Penderita DBD bergelimpangan di aula Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar
Merdeka.com - Tidak kurang dari 167 warga Gianyar Bali menderita demam berdarah dengue (DBD) dirawat di Rumah Sakit Sanjiwani, Gianyar, Bali. Di antara mereka ada yang dirawat di aula rumah sakit.
"Hingga kini sudah 5 orang pasien DBB meninggal dunia," kata Kadis Kesehatan Gianyar, Cahyani, Kamis (28/4).
Sementara itu di lokasi yang sama, Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata tak kuasa menahan sedih, saat melihat pasien bergelimpangan di lantai aula.
"Kita harus melakukan langkah radikal untuk mencegah wabah ini. Kalau ini dianggap remeh, semua orang akan terserang. Apalagi korban meninggal sudah banyak," ujar Bharata.
Bharata mengaku akan membantu biaya pengobatan zero imonologi bagi pasien DBD. Sebagai upaya antisipasi meluasnya DBD, Pemda melakukan penyemprotan ULV, meningkatkan system kewaspadaan dini, pendistribusian bubuk larvasida, fogging, PSN dengan melibatkan banjar hingga anak sekolah. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya