Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendemo depan Kedubes Myanmar desak Jokowi bersikap soal Rohingya

Pendemo depan Kedubes Myanmar desak Jokowi bersikap soal Rohingya demo kedubes myanmar. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Aksi unjuk rasa di depan Kedubes Myanmar hingga kini masih berlangsung. Massa geram terhadap penindasan yang menimpa para muslim rohingya di Myanmar.

Buntutnya, para pendemo mendesak agar pemerintah mengusir Duta Besar (Dubes) Myanmar untuk Indonesia.

Dalam orasinya, Bernard Abdul Jabar dari Komite Advokasi Untuk Masyarakat Rohingya (KAMRA) menyatakan bahwa tidak ada jalan lain dalam membantu kaum muslim Rohingya di Myanmar selain Jihad.

"Tidak ada kata lain untuk rohingya adalah jihad di jalan Allah. siapapun yang akan jihad ke rohingya segera mendaftarkan diri," tegas Bernard di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Dirinya juga meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya segera mengambil sikap tegas terhadap permasalahan Rohingya.

"Kami minta kepada Presiden Jokowi untuk turun tangan semaksimal mungkin memberikan bantuan untuk Rohingya. Kami yakin Presiden Jokowi bisa menekan pemerintahan Myanmar," ujarnya.

Sementara itu, Husei (50) warga asli Rohingnya di Myanmar yang ditemui merdeka.com saat hadir dalam unjuk rasa berlangsung mengatakan bahwa kedatangannya hari ini untuk menyuarakan tuntutannya soal masalah konflik kemanusiaan dan keagamaan yang sedang terjadi di Myanmar.

"Kita demo karena masalah human, agama. Masalah dalam negeri tidak ada urusan dengan kami," bebernya kepada merdeka.com.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP