Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendaftaran PPDB online SMP di Bekasi diundur

Pendaftaran PPDB online SMP di Bekasi diundur UNBK di SMK 1 Serpong. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Penerimaan Peserta Didik Baru tingkat SMP di Kota Bekasi, Jawa Barat, terpaksa diundur. Sebab, pemerintah setempat meminta daya tampung di sekolah negeri setiap kelas mencapai 40 siswa, sedangkan Kementerian Pendidikan menetapkan sebanyak 32.

"Jadwal PPDB online harusnya hari ini, namun terpaksa diundur besok," kata Sekretaris Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Inayatullah, Senin (3/7).

Inay mengatakan, alasan pemerintah menetapkan 40 siswa setiap kelas karena jumlah lulusan cukup banyak. Bahkan, meski jumlah rombel (rombongan belajar) sebanyak itu, jumlah lulusan SD yang dapat ditampung hanya berkisar 30 persen.

"Apalagi hanya 32 siswa, bakal banyak lagi yang tidak bisa ditampung di sekolah negeri," kata Inay.

Karena itu, kata dia, pemerintah daerah berkirim surat kepada Kementerian Pendidikan untuk merevisi surat edaran terkait jumlah rombongan belajar, khususnya di Kota Bekasi.

"Sudah ada balasan dari Kemendikbud, Kota Bekasi diperbolehkan memakai rombel 40, alasannya indeks pembangunan manusianya tinggi," kata dia.

Kepala SMP Negeri 9, Dwi Kusdinar mengakui hari ini belum dibuka PPDP Online karena jumlah rombel yang ditetapkan oleh Kemendikbud hanya 32 siswa. Namun, sudah ada balasan bahwa diperbolehkan 40.

"Besok dipastikan dibuka sampai tiga hari ke depan, karena sudah mendapatkan kepastian," ujar dia.

Ia mengatakan, sempat banyak orangtua siswa datang ke sekolah. Mereka menanyakan tidak bisa dibukanya server pendaftaraan PPDB online. Karena itu, pihak sekolah menjelaskan kendala tersebut.

"Banyak yang menanyakan, kemudian setelah dijelaskan akhirnya paham," katanya. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP