Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pencuri sering beraksi di kampus Unand, modusnya mengaku mahasiswa

Pencuri sering beraksi di kampus Unand, modusnya mengaku mahasiswa Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pihak kampus Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat diresahkan oleh pencuri yang menyamar sebagai mahasiswa atau pegawai kampus tersebut.

"Adalah satu dosen di Unand kehilangan barangnya di jurusan, ada kemungkinan pelakunya menyamar jadi pegawai sehingga tidak dicurigai," kata salah satu mahasiswa Unand Zainil, di Padang, Senin (11/4).

Menurutnya, ruangan jurusan bisa dikatakan tempat khusus dan tentunya tidak bisa sembarangan orang masuk kecuali dosen, mahasiswa atau pegawai.

"Tentu tidak akan curiga ada mahasiswa atau dosen yang mengikuti di belakang, tapi ternyata dia penjambret ini sangat mengkhawatirkan," ucap Zainil.

Menurutnya, bila pencuri itu sudah berani masuk sampai ke ruangan jurusan hal ini menandakan lemahnya sistem keamanan kampus.

"Kalau sudah begini tidak akan cukup hanya satpam semata," tandasnya.

Keresahan yang sama disampaikan Ferry pegawai kontrak bagian teknologi di Unand. Menurutnya, dengan cakupan lingkungan Unand yang luas para pencuri tidak akan mudah terlacak.

"Jangankan menyamar, tidak menyamar pun tidak akan terdeteksi. Karena banyaknya warga yang bekerja di Unand," kata Ferry.

Ferry menambahkan, misalnya seseorang masuk ke Pustakaan, tapi tidak akan tahu kalau dia merupakan pencuri. Untuk itu perlu ada sistem jaringan keamanan menyeluruh dengan tingkat teknologi tinggi untuk mendeteksi aksi pencurian di lingkungan kampus.

Apriyanto, salah satu alumnus kampus Unand juga mengatakan pencuri modus menyamar sebagai mahasiswa/pegawai telah lama beraksi di Unand.

Saat dirinya kuliah tahun 2005 hingga 2010 telah banyak kecurian seperti komputer, motor, mobil, sendal hingga ponsel di kampus.

"Kampus yang luas dan keamanan terbatas menjadi penyebab beraksinya pencuri yang menyamar," paparnya dilansir Antara.

Wakil Satpam Unand, Mochtar mengaku masih rendahnya sistem keamanan membuat pihaknya perlu kerja keras untuk menangkap pelaku pencuri.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP