Pencuri pecahkan kaca mobil pakai ludah diringkus polisi

    Reporter : Andrian Salam Wiyono | Rabu, 9 Januari 2013 00:05

    Pencuri pecahkan kaca mobil pakai ludah diringkus polisi
    ilustrasi kejahatan. Merdeka.com/Arie Basuki

    Merdeka.com - Muhammad Saiful Rizal (22) dan Agung Saputra (32), pencuri spesialis barang yang ditinggalkan pemiliknya di dalam mobil diringkus polisi. Dalam melakukan aksinya, kedua pencuri ini menggunakan pecahan keramik busi yang dilumuri air ludah dan dilemparkan untuk memecahkan kaca mobil.

    "Dari keterangan pelaku, busi itu dilumuri air ludah, yang diyakini jika basah akan lebih efektif untuk memecahkan kaca," ujar Kapolsek Bandung Kidul Kompol Asral Bakar di Mapolsek Bandung Kidul, Selasa (8/1).

    Tetapi aksi yang dilakukan pelaku pada mobil Avanza di Jalan Buanasari IV No. 10 A 08/04 Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung, berhasil dihentikan warga.

    "Jadi pelaku tertangkap basah saat melakukan aksinya oleh petugas serta warga," ujar dia.

    Incarannya adalah mobil yang terparkir di tempat sepi. "Mereka beraksi antara jam 13.00 WIB sampai jam 17.00 WIB saat-saat jam makan siang atau pulang kantor," ungkapnya.

    Hasil pengembangan pelaku, diketahui bahwa keduanya sudah beraksi lebih dari 10 kali. Pekerjaan itu tak cukup sulit bagi pelaku asal Sidoarjo Jawa Timur itu, dalam 2-3 menit sejumlah barang bisa menjadi miliknya saat beraksi.

    Pengakuan tersangka, bahwa dirinya sudah beraksi selama satu bulan ke belakang. "Saya baru 1 bulan melakukan aksi ini, saya biasanya beraksi sama F (DPO) dan diajarin modus pecah kaca sama dia, dia (F) sudah lebih berpengalaman sebelumnya," ucap Muhammad Saiful Rizal.

    Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah laptop Toshiba, 1 buah notebook merek HP, 6 buah handphone berbagai merek, dua buah kamera DSLR merek Canon 60D serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX untuk beraksi.

    Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 jo 53 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Dalam pasal itu, pelaku diancam hukuman 5 tahun penjara.

    Kini pihaknya masih melakukan pengejaran kepada F yang merupakan otak dari tindak kejahatan tersebut.

    [ded]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Pencurian

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE