Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pencuri ditembak karena coba curi motor

Pencuri ditembak karena coba curi motor ilustrasi kejahatan pistol. sxc.hu

Merdeka.com - Aksi kejahatan Abdus Safi, warga Sidonipah, Surabaya, Jawa Timur dihentikan oleh peluru polisi. Kaki kanan pria berusia 35 tahun itu, terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri dari sergapan anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai makelar jual-beli handphone ini, dihadang petugas karena melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Atas tindakanya itu, Safi dikenakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) sebagaimana dimaksud Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Dalam pemeriksaan petugas, aksi terakhir tersangka dilakukan bersama rekannya berinisial AW, yang kini ditetapkan sebagai DPO alias buron.

"Pencurian terakhir itu, dilakukan tersangka di pelataran Hi-Tech Mall, Surabaya pada Rabu malam kemarin," ujar Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi, Kamis (31/5).

Tersangka membawa lari motor Honda Supra Fit L 4727 AA milik pengunjung Hi-Tech Mall bernama Lukman (45), warga Kenjeran.

Dari pengakuan tersangka Safi, yang bertugas sebagai eksekutor adalah AW. "Kalau saya ditugasi melarikan motor ke Bangkalan, Madura," katanya.

Dan sebelum motor curian dijual, di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, AW menyerahkan motor curian itu ke Safi untuk dijual ke Bangkalan. Kemudian mereka berpisah.

Sial bagi Safi, saat hendak berangkat ke Bangkalan, anggota Resmob yang sedang kring serse di Jalan M. Noer melihat tersangka dan memburunya.

Lebih sial lagi, ketika hampir memasuki pintu Tol Suramadu, tiba-tiba motor curian yang dikendarai Safi kehabisaan bensin. Tak ingin tertangkap, Safi-pun meninggalkan motor curian tersebut dan lari ke arah Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya.

"Ketika lari petugas memberi tembakan peringatan, tapi tak digubris. Sehingga kami terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tembakan kaki kanan," lanjut Agung.

Polisi sendir sudah sempat mengendus keberadaan AW di sekitar Pasar Loak. Diduga dia juga hendak bertransaksi dengan penadah pasar loak. "Sebab, aksi curanmor kedua pelaku ini, bukan sekali itu saja. Ini adalah aksi kali kedua AW dan Safi di Hi-Tech Mall," ungkap Agung.

Agung juga menerangka, kalau motor curian yang dibawah tersangka ke Bangkalan, Madura, karena sudah ada perantara seorang penadah, yang sudah menunggu. "Sehingga kedua tersangka ini lebih sering menjual kendaraan hasil kejahatannya ke Madura," pungkasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP