Pencari batu akik yang hilang ditemukan tewas mengambang di sungai
Merdeka.com - Satu dari dua pencari batu akik yang hilang di Sungai Klawing Purbalingga Jawa Tengah sejak Selasa (24/2) lalu, ditemukan meninggal. Korban yang ditemukan diketahui bernama Wendi (23), warga Desa Toyareja Purbalingga.
Anggota Tim Rescue Pos SAR Cilacap yang berada di lapangan, Maryadi, mengatakan kali pertama kali melihat korban ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (25/2). Korban dalam kondisi tewas dengan tubuh mengambang di sungai.
"Saat kita melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, terlihat sosok korban yang terbawa arus sungai dan kita langsung menuju ke korban untuk mengangkat Wendi yang sudah tidak bernyawa itu," kata Maryadi, Rabu (25/2).
Wendi ditemukan di depot pasir Desa Toyareja atau berjarak sekitar dua kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi dari sungai, jasad Wendi langsung dibawa ke Puskesmas Bojong, Purbalingga untuk diperiksa. Setelah itu, korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Operasi hari ini rabu (25/2) ditutup sementara dan akan di lanjutkan pada besok kamis (26/2) pagi untuk mencari korban Parno yang belum ditemukan. Kami berencana melakukan operasi penyisiran sungai ke arah selatan sampai Desa Kedung Benda Kecamatan Kemangkon, yang berjarak lima kilometer dari lokasi kejadian," jelasnya.
Sebelumnya, dikabarkan Wendi dan Suparno, warga Desa Toyareja Kecamatan Purbalingga dilaporkan hilang saat mencari batu akik di Sungai Klawing yang berada di Desa Lamongan Kecamatan Kaligondang, Purbalingga sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (24/2).
Saat ini Tim SAR Gabungan yang ikut melakukan pencarian terdiri dari unsur Basarnas Pos SAR Cilacap, Cilacap Rescue, PMI Cilacap, Bpbd Purbalingga, Polsek Purbalingga, Koramil Purbalingga dan Ubaloka.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya