Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penarikan penyidik Polri lemahkan KPK secara sistematis

Penarikan penyidik Polri lemahkan KPK secara sistematis barang bukti korupsi simulator SIM. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 20 orang penyidik Mabes Polri ditarik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anggota Komisi III DPR Taslim Chaniago menilai, penarikan penyidik oleh Polri dari KPK merupakan sebuah upaya pelemahan penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi.

"Kalau penarikan ini dilakukan Polri apabila masa kontraknya belum habis, saya berpendapat ini adalah cara baru pelemahan terhadap KPK oleh Polri," kata Taslim Chaniago saat dihubungi, Jakarta, Minggu (16/9).

Politisi PAN ini menyangsikan komitmen Polri dalam penegakan hukum dalam upaya memberantas korupsi. Pasalnya, pelemahan yang dilakukan Polri dilakukan secara sistematis dengan menarik penyidiknya.

"Saya menyangsikan komitmen Polri dalam menuntaskan tindak pidana korupsi. Penarikan penyidik ini sangat sistematis, akan merepotkan KPK dalam melakukan penyidikan, tentu banyak pekerjaan KPK akan tertunda karena 20 orang itu bukanlah jumlah yang sedikit," tegas Taslim.

Di tengah kemelut kasus korupsi simulator SIM, Mabes Polri secara mendadak menarik 20 penyidik di KPK. Hal ini merupakan penarikan terbesar sejak KPK berdiri. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP