Penampakan gereja Pantekosta Arjuno usai ledakan
Merdeka.com - Garis polisi berwarna kuning masih membentang di depan pintu masuk gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5). Pagi ini, puing-puing berserakan pasca ledakan bom yang terjadi Minggu (13/5) Pukul 07.53 WIB kemarin sudah tak terlihat lagi.
Bom di dalam mobil meledak di tempat ini kemarin. Pelakunya, Ketua JAD Jawa Timur, Dita Supriyanto. Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, ledakan di Pentakosta memiliki kekuatan paling besar ketimbang dua lokasi lainnya yakni GKI Jl Diponegoro dan Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel.
Mobil Dita yang terbakar dan sejumlah motor hangus akibat ledakan di pinggir jalan itu sudah dibawa polisi.
Pintu masuk menuju gereja sudah ditutup dengan tripleks bercat putih setinggi empat meter. Disisakan pintu masuk untuk satu orang di pojok kiri.

gereja pentakosta usai ledakan ©2018 Merdeka.com/Bruriy Susanto
Belasan kendaraan roda dua di samping gereja belum dievakuasi. Tampak dari beberapa motor hangus terkena hempasan bom yang dibawa Dita.
Sementara itu, Jalan Arjuno ditutup satu arah. Jalan dari arah Diponegoro menuju Tembok Sukuh ditutup, tepatnya di sisi gereja. Sementara arah sebaliknya, seberang gereja dibuka seperti biasa, dapat dilalui pengendara.

gereja pentakosta usai ledakan ©2018 Merdeka.com/Bruriy Susanto
Informasi yang diperoleh merdeka.com, Polisi berencana menggelar olah TKP hari ini. Namun belum tampak dilakukan hingga Pukul 08.30 WIB. Puluhan polisi terlihat berjaga di sekitar gereja.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya