Pemerintah siapkan bus penghubung untuk pemudik motor
Merdeka.com - Masyarakat yang akan menggunakan kendaraan roda dua atau motor diprediksi masih tinggi pada mudik Lebaran tahun ini.
Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pandu Yunianto memprediksi, pemudik dengan motor bisa mencapai angka 8,5 juta atau lebih. Jumlah itu terhitung dari H -7 sampai H +7 hari raya. Pandu melanjutkan, dorongan mudik dengan biaya minim menjadi salah satu alasan.
"Pengguna sepeda motor bisa mencapai 8,5 juta pemudik. Tinggi ini termasuk ya," kata Pandu dalam diskusi di Cikini yang mengambil tema Mudik Asyik, Jakarta, Sabtu (2/6).
Untuk itu pihaknya terus berkoordinasi dengan polisi lalu lintas terkait keamanan dan kenyamanan para pemudik motor. Beberapa lokasi cek poin juga sudah disiapkan.
"Untuk meningkatkan keselamatan dari teman-teman, polisi ada cek poin mulai di Bekasi dan Cikarang. Jadi apabila ada pengguna sepeda motor lebih dua orang akan dihentikan dan disediakan bus,"ujar Pandu.
Pandu menambahkan, dari lokasi cek poin pihaknya telah menyediakan bus penghubung. Khususnya diperuntukkan untuk anak-anak dan wanita. Sehingga, pemudik bisa beralih menggunakan transportasi bus. Namun, pemudik motor belum tentu bakal dipaksa beralih.
"Anak-anak diperintahkan naik bus. Soal teknis dipaksa atau tidaknya ya itu lihat situasi nanti. Kita mengkoordinir untuk menyediakan angkutan penghubungnya," jelas Pandu.
Terakhir Pandu menyebut kepolisian bersama pihaknya sudah siap menjaga arus mudik di jalur arteri atau non tol. Jalur alternatif pun disiapkan untuk roda dua jika arus tersendat.
"Untuk pengaturan koordinator lapangan lalu lintas di Korlantas. Itu sekaligus juga untuk pengaturan jalur alternatif. Mereka melewati jalan arteri kan," ucapnya.
Reporter: Moch. HarunsyahSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya