Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemuda Ansor mengutuk penyerangan warga Syi\'ah di Sampang

Pemuda Ansor mengutuk penyerangan warga Syi\'ah di Sampang Bentrok Ampera. Merdeka.com

Merdeka.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengutuk keras penyerangan warga Syi'ah di Desa Nangkerenang Kecamatan Omben Sampang, Madura, oleh kelompok intoleran dan meminta aparat keamanan menindak tegas dan adil pelakunya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Nusron Wahid menyakini kejadian ini pasti ada unsur kesengajaan mengadu domba antar-elemen bangsa, terutama keharmonisan antar-umat Islam.

"Sunni-Syi'ah itu barang lama, dan sudah lama ada saling pengertian dan menghormati satu sama lain. Pasti ada pihak-pihak lain yang dengan sengaja mengadu domba dan memecah belah Bangsa Indonesia," kata Nurson Wahid dalam press rilis yang diterima merdeka.com, Minggu (26/8).

Oleh karena itu, lanjutnya, aparat keamanan harus menindak tegas dan adili pelakunya, tanpa pandang bulu.

"Siapapun yang terlibat, mau kyai Sunni atau Syi'ah, kalau salah ya salah harus ditindak," ujarnya.

Nurson Wahid menegaskan Indonesia merupakan negara Pancasila yang mengedepankan sifat toleransi, prinsip persaudaraan sesama agama (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan kebangsaaan (ukhuwwah wathaniyyah) dan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah basyariyah).

"Ini sama-sama Islam, sama-sama Indonesia dan sama-sama manusia, kok saling bertikai. Apalagi di bulan Syawwal. Terus apa manfaat puasa dan Idulfitri yang sedang dilaksanakan ini," tegasnya.

Sebagai organisasai kepemudaan berbasis keagamaan yang mengusung Ahlussunnah wal jamaah (Sunni), GP Ansor akan mengajak kelompok Syi'ah untuk hidup berdampingan dan saling menghargai satu sama lain. Bahkan dengan kelompok non-muslim pun GP Ansor bisa hidup berdampingan.

GP Ansor pun meminta kepolisian sebagai aparat keamanan untuk memberikan perlindungan terhadap warga negara. "Kami kalau diminta bantuan siap membantu. Tetapi ujungnya harus polisi. Sebab ini tugas negara," imbuhnya.

Kabar terbaru menyebut sebanyak dua orang tewas dalam kerusuhan dan penyerangan. Kejadian itu berawal dari kepergian puluhan anak-anak, termasuk anak-anak pasangan Tajul Muluk dan istrinya Umi Khulsum menuju ke Pesantren Bangil. Mendadak ratusan massa menghadang rombongan ini dan memaksa untuk tidak melanjutkan perjalanan. Karena bersikeras melanjutkan perjalanan, massa langsung menyerang kelompok rombongan laki-laki dengan berbagai jenis senjata tajam.

Gerakan Pemuda Ansor adalah sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser). GP Ansor merupakan salah satu organisasi terbesar dan memiliki jaringan terluas di Indonesia, di mana memiliki akar hingga tingkat desa. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP